Perpindahan Kalor
Secara alamiah, kalor berpindah dari benda yang bersuhu
tinggi ke benda yang bersuhu rendah. Terdapat 3 cara perpindahan kalor yang
terjadi di dalam kehidupan sehari-hari antara lain konduksi, konveksi, dan
radiasi.
1. Konduksi
Perpindahan kalor dari yang bersuhu tinggi ke benda
bersuhu rendah. Proses perpindahan energi kalor melalui zat perantara tanpa
disertai perpindahan partikel-partikel zat tersebut disebut juga konduksi.
Contoh dari peristiwa konduksi adalah setrika, solder, panci, dan wajan. Saat
udara dingin, kalian akan menggunakan jaket atau selimut untuk membuat badan
kalian hangat, begitu juga dengan beruang kutub menggunakan bulu lebatnya
(isolator alam) untuk menghangatkan
tubuh mereka, dan juga hewan penguin memiliki lapisan lemak (isolator alam)
untuk menjaga tubuh tetap hangat.
Konveksi
adalah perpindahan
kalor yang terjadi karena adanya aliran partikel-partikel zat perantara. Kalor mengalir bersama aliran
partikel-partikel
itu. Konveksi merupakan
energi yang dipindahkan oleh gerakan suatu zat yang hangat. Contoh dari peristiwa konveksi adalah proses pemanasan air dengan
ketel, terjadinya angin laut dan angin darat.
Peristiwa
konveksi di pantai bisa terjadi adalah angin laut dan angin darat. Pada siang
hari daratan akan lebih cepat panas dari pada lautan, sehingga udara yang ada
di daratan akan bergerak naik ke atas digantikan dengan udara dari lautan
(angin laut).
Angin Laut

Angin Darat
3. Radiasi
Radiasi adalah
perpindahan kalor tanpa melalui zat perantara atau medium. Ketika sebuah benda
berada pada keadaan seimbang dengan sekelilingnya, benda tersebut akan
meradiasikan dan menyerap energi yang sama besarnya, suhunya akan tetap. Ketika
benda tersebut lebih panas dari pada sekelilingnya, benda tersebut akan
meradiasikan lebih banyak energi dibandingkan energi yang diserapnya, dan
suhunya akan menurun.
Contoh
dari peristiwa radiasi antara lain api unggun yang dinyalakan ketika berkemah
pada malam hari kalian akan merasakan hangatnya api unggun dari jarah berjauhan
dan sampainya panas matahari ke bumi yang dimanfaatkan dengan cara menjemur
pakaian. Pancaran
panas matahari di siang hari akan dapat mengeringkan baju yang awalnya basah
setelah dicuci.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar